Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AUSTIN, Texas, 3 September 2026 /PRNewswire/ — Texas Cardiac Arrhythmia Institute (TCAI) di St. David’s Medical Center baru-baru ini menjadi fasilitas pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji klinis untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas sistem pemetaan dan ablasi medan listrik berdenyut generasi berikutnya untuk mengobati pasien dengan fibrilasi atrium paroksismal dan persisten. Andrea Natale, M.D., F.H.R.S., F.A.C.C., F.E.S.C., direktur medis eksekutif TCAI dan peneliti utama global untuk uji coba tersebut, melakukan prosedur pertama.

Fibrilasi atrium, jenis aritmia yang paling umum, dialami oleh jutaan orang di seluruh dunia. Ini terjadi ketika dua ruang atas jantung berdetak terlalu cepat dan tidak teratur. Fibrilasi atrium paroksismal adalah aritmia dengan gejala yang berlangsung selama tujuh hari atau kurang, sedangkan fibrilasi atrium persisten adalah aritmia yang menetap selama lebih dari seminggu. Pengobatan awal fibrilasi atrium paroksismal dan persisten dapat mengurangi risiko bekuan darah, strok, dan gagal jantung, serta dapat mencegah penyakit menjadi permanen.

"Ablasi medan listrik berdenyut merupakan salah satu kemajuan paling signifikan dalam bidang elektrofisiologi dalam beberapa dekade terakhir, dan uji klinis ini akan membantu dokter di seluruh dunia lebih memahami keamanan dan efektivitas teknologi ini," kata Dr. Natale. "The Texas Cardiac Arrhythmia Institute tetap menjadi yang terdepan dalam penanganan aritmia, membantu memajukan teknologi yang akan membentuk masa depan elektrofisiologi."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem kateter inovatif ini mengandalkan medan listrik untuk melakukan ablasi pada jaringan jantung yang ditargetkan tanpa menggunakan panas atau dingin ekstrem seperti dalam ablasi tradisional, sehingga membantu mengurangi risiko kerusakan pada struktur di sekitarnya. Sistem ini menggabungkan teknologi pemetaan jantung 3D canggih yang memberikan gambaran terperinci tentang aktivitas listrik jantung, sehingga dokter dapat melihat posisi kateter dan kontaknya dengan jaringan sebelum dan sesudah energi diberikan. Selama prosedur ablasi tradisional, kateter dipandu ke bagian dalam jantung dan menggunakan panas atau dingin ekstrem untuk menghancurkan jaringan yang terkait dengan irama jantung yang abnormal, sehingga meningkatkan risiko kerusakan pada struktur di sekitarnya.

TCAI adalah Pusat Elektrofisiologi mutakhir yang memiliki enam laboratorium dengan teknologi canggih, tempat sekelompok elektrofisiolog jantung ternama melakukan berbagai prosedur elektrofisiologi kompleks dalam jumlah besar.

 

 

Berita Terkait

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika
GONEO Percepat Ekspansi Global dengan Memperluas Kehadiran di Berbagai Pameran Industri Terkemuka
CGTN: Memasuki Usia 25 Tahun, SCO Buka Peluang Baru bagi Pembangunan Regional
RAVEN2 BUKA PRAREGISTRASI UNTUK FRESH START SERVER “ZERO”
Campaign Connect Indonesia 2026 Bahas Pertumbuhan, AI, dan Peran Baru Pemimpin Pemasaran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:37 WIB

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Kamis, 3 September 2026 - 02:00 WIB

TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA

Rabu, 2 September 2026 - 14:04 WIB

GONEO Percepat Ekspansi Global dengan Memperluas Kehadiran di Berbagai Pameran Industri Terkemuka

Berita Terbaru