Pabrik KT&G di Indonesia Raih Sertifikat “ISO 45001”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

– Berhasil membangun sistem manufaktur di pasar luar negeri yang memenuhi standar K3 global dan standar pabrik di Korea

SEOUL, Korea Selatan, 6 Januari 2026 /PRNewswire/ — Pabrik KT&G di Indonesia berhasil meraih sertifikat "ISO 45001", standar internasional untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Setelah pabrik KT&G di Indonesia meraih sertifikat ini, menyusul pabrik di Rusia dan Türkiye yang telah lebih dulu tersertifikasi, KT&G kini secara resmi memiliki sistem manufaktur yang memenuhi standar internasional dalam bidang K3.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

ISO 45001 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen K3 yang disusun oleh International Organization for Standardization (ISO). Sertifikat ini diberikan kepada perusahaan yang telah memiliki sistem untuk mengidentifikasi risiko keselamatan kerja secara proaktif, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan. ISO 45001 tidak hanya menilai kepatuhan perusahaan terhadap persyaratan legal, namun juga mengevaluasi sejumlah proses, seperti penilaian risiko, perbaikan, dan pencegahan insiden berulang, telah berjalan secara sistematis.

Juru bicara KT&G menyatakan, "Sertifikat ISO 45001 berhasil diraih Pabrik KT&G di Indonesia berkat komitmen KT&G yang memprioritaskan aspek keselamatan dan kesehatan karyawan sebagai nilai utama dalam manajemen perusahaan. KT&G akan terus berkembang sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dengan melindungi keselamatan dan kesehatan karyawan, baik di dalam dan di luar negeri."

Pada Desember lalu, program ESG yang dijalankan KT&G juga memperoleh peringkat "AAA" dari MSCI (Morgan Stanley Capital International). Pencapaian ini semakin memperkuat sistem manajemen KT&G yang bertanggung jawab berdasarkan prinsip-prinsip ESG.

KT&G 'ISO 45001' Certification
KT&G ‘ISO 45001’ Certification

Berita Terkait

Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT
Berpartisipasi di Ajang Automotive Manufacturing 2026 Bangkok, Leetx Pamerkan Teknologi Perakitan Terintegrasi yang Dikembangkan secara Independen
Spinnaker Support Percepat Ekspansi di Asia Pasifik Dan Menunjuk Vivek Pruthi Sebagai Managing Director di Kawasan Ini
ANBC Membawa Keahlian Brasil Di Bidang Inovasi, Kepercayaan, dan Penggunaan Data Ke Konferensi Industri Kredit Internasional di Filipina
Cathay Financial Holdings Manfaatkan Model Bahasa Kecil Berbasis Sumber Terbuka untuk Memahami Kebutuhan Nasabah
Kegiatan Sosial Hari Anak bersama Sekolah Alternatif Anak Jalanan di Jakarta
Tencent Cloud Perkenalkan WorkBuddy dan Miora, Agen AI Baru, untuk Dorong Inovasi dan Hasil Bisnis Nyata di Asia Tenggara
CMES Indonesia International Machine Tool Exhibition 2026 Debut pada 3-5 September di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:41 WIB

Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:37 WIB

Berpartisipasi di Ajang Automotive Manufacturing 2026 Bangkok, Leetx Pamerkan Teknologi Perakitan Terintegrasi yang Dikembangkan secara Independen

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:51 WIB

Spinnaker Support Percepat Ekspansi di Asia Pasifik Dan Menunjuk Vivek Pruthi Sebagai Managing Director di Kawasan Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:00 WIB

ANBC Membawa Keahlian Brasil Di Bidang Inovasi, Kepercayaan, dan Penggunaan Data Ke Konferensi Industri Kredit Internasional di Filipina

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:34 WIB

Cathay Financial Holdings Manfaatkan Model Bahasa Kecil Berbasis Sumber Terbuka untuk Memahami Kebutuhan Nasabah

Berita Terbaru